Cara Meningkatkan Penjualan dengan Omnichannel Marketing

Omnichannel marketing adalah strategi pemasaran yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi dan interaksi dengan pelanggan, baik online maupun offline. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman yang konsisten, personal, dan seamless kepada pelanggan di setiap tahap perjalanan pembelian.

Omnichannel marketing berbeda dengan multichannel marketing, yang hanya menggunakan beberapa saluran tanpa memperhatikan integrasi dan konsistensi antara saluran-saluran tersebut. Omnichannel marketing menempatkan pelanggan sebagai pusat dari semua aktivitas pemasaran, sehingga pelanggan merasa dihargai dan dilayani dengan baik.

omnichannel marketing
Omnichannel marketing dapat meningkatkan penjualan karena dapat meningkatkan loyalitas, kepuasan, dan retensi pelanggan. Selain itu, omnichannel marketing juga dapat meningkatkan awareness, engagement, dan conversion rate dari calon pelanggan. Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan penjualan dengan omnichannel marketing:

  1. Kenali Pelanggan Anda
    Langkah pertama untuk menerapkan omnichannel marketing adalah mengenal pelanggan Anda secara mendalam. Anda perlu mengetahui siapa pelanggan Anda, apa kebutuhan dan preferensi mereka, bagaimana perilaku pembelian mereka, dan di mana mereka berinteraksi dengan merek Anda.
    Anda dapat menggunakan berbagai metode untuk mengumpulkan data pelanggan, seperti survei, wawancara, observasi, analisis website, media sosial, email, dan lain-lain. Anda juga perlu menyimpan data pelanggan secara terstruktur dan terintegrasi di satu platform CRM (Customer Relationship Management), sehingga Anda dapat mengakses dan menganalisis data tersebut dengan mudah.
  2. Buat Persona Pelanggan
    Setelah mengumpulkan data pelanggan, Anda perlu membuat persona pelanggan, yaitu profil fiktif yang mewakili segmen pelanggan Anda. Persona pelanggan dapat membantu Anda memahami karakteristik, motivasi, tantangan, dan tujuan dari pelanggan Anda.
    Anda dapat membuat persona pelanggan dengan menggunakan template seperti ini:
    Sumber: https://www.niagahoster.co.id/blog/cara-membuat-persona-pelanggan/
    Anda dapat membuat beberapa persona pelanggan sesuai dengan jumlah segmen pelanggan Anda. Persona pelanggan dapat membantu Anda menentukan saluran, konten, dan pesan yang tepat untuk setiap segmen.
  3. Buat Customer Journey Map
    Customer journey map adalah visualisasi dari seluruh proses interaksi pelanggan dengan merek Anda, mulai dari tahap awareness hingga advocacy. Customer journey map dapat membantu Anda mengidentifikasi titik sentuh (touchpoint) antara pelanggan dan merek Anda di setiap tahap.
    Anda dapat membuat customer journey map dengan menggunakan template seperti ini:
    Sumber: https://www.niagahoster.co.id/blog/cara-membuat-customer-journey-map/
    Anda dapat membuat customer journey map untuk setiap persona pelanggan yang telah Anda buat sebelumnya. Customer journey map dapat membantu Anda mengevaluasi kinerja saluran-saluran yang ada dan mencari celah atau kesempatan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
  4. Optimalkan Saluran-Saluran yang Ada
    Setelah membuat customer journey map, Anda perlu mengoptimalkan saluran-saluran yang ada sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pelanggan di setiap tahap. Anda perlu memastikan bahwa saluran-saluran tersebut saling terhubung dan memberikan informasi yang konsisten dan relevan kepada pelanggan.
    Beberapa contoh saluran yang dapat Anda optimalkan adalah:
    • Website: Website adalah salah satu saluran utama dalam omnichannel marketing. Website harus memiliki desain yang responsif, navigasi yang mudah, konten yang informatif, dan fitur-fitur yang mendukung konversi, seperti call to action, testimoni, live chat, dan lain-lain.
    • Media sosial: Media sosial adalah salah satu saluran yang paling populer dan efektif untuk berinteraksi dengan pelanggan. Anda perlu memilih platform media sosial yang sesuai dengan target pasar Anda, membuat konten yang menarik dan bermanfaat, serta merespons komentar dan pesan dari pelanggan secara cepat dan ramah.
    • Email: Email adalah salah satu saluran yang paling personal dan efisien untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Anda perlu membuat email yang sesuai dengan tujuan dan segmentasi pelanggan, seperti email promosi, email edukasi, email reminder, email loyalitas, dan lain-lain. Anda juga perlu mengatur frekuensi dan waktu pengiriman email yang tepat agar tidak mengganggu pelanggan.
    • SMS: SMS adalah salah satu saluran yang paling sederhana dan langsung untuk menghubungi pelanggan. Anda dapat menggunakan SMS untuk mengirimkan informasi penting, seperti konfirmasi pembayaran, notifikasi pengiriman, kode verifikasi, dan lain-lain. Anda juga dapat menggunakan SMS untuk mengirimkan penawaran khusus atau undangan kegiatan yang relevan dengan pelanggan.
    • Aplikasi: Aplikasi adalah salah satu saluran yang paling canggih dan interaktif untuk memberikan pengalaman yang seamless kepada pelanggan. Anda dapat membuat aplikasi yang memiliki fitur-fitur yang memudahkan pelanggan untuk melakukan transaksi, mendapatkan informasi, mendapatkan reward, dan lain-lain. Anda juga dapat menggunakan push notification untuk mengirimkan pesan yang tepat pada waktu yang tepat kepada pelanggan.
  5. Ciptakan Pengalaman yang Seamless
    Langkah terakhir untuk meningkatkan penjualan dengan omnichannel marketing adalah menciptakan pengalaman yang seamless bagi pelanggan di setiap saluran. Anda perlu memastikan bahwa pelanggan dapat beralih dari satu saluran ke saluran lainnya tanpa mengalami hambatan atau kesulitan.
    Beberapa cara untuk menciptakan pengalaman yang seamless adalah:
    • Menyediakan opsi checkout yang beragam, seperti pembayaran online, pembayaran di tempat, pembayaran melalui aplikasi, dan lain-lain.
    • Menyediakan opsi pengiriman yang fleksibel, seperti pengiriman standar, pengiriman cepat, pengiriman gratis, pengambilan di toko, dan lain-lain.
    • Menyediakan opsi retur atau refund yang mudah, seperti retur online, retur di toko, retur gratis, dan lain-lain.
    • Menyediakan layanan pelanggan yang responsif dan profesional di semua saluran, seperti telepon, email, chat, media sosial, dan lain-lain.
    • Menyediakan program loyalitas yang menarik dan menguntungkan bagi pelanggan di semua saluran, seperti poin reward, diskon spesial, voucher gratis, dan lain-lain.
    Dengan menciptakan pengalaman yang seamless bagi pelanggan di setiap saluran, Anda dapat meningkatkan kepuasan, loyalitas, dan advokasi pelanggan terhadap merek Anda. Hal ini tentu akan berdampak positif pada penjualan Anda.

Kesimpulan
Omnichannel marketing adalah strategi pemasaran yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi dan interaksi dengan pelanggan, baik online maupun offline. Omnichannel marketing dapat meningkatkan penjualan karena dapat meningkatkan loyalitas, kepuasan, dan retensi pelanggan.
Untuk menerapkan omnichannel marketing, Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut:
• Kenali Pelanggan Anda
• Buat Persona Pelanggan
• Buat Customer Journey Map
• Optimalkan Saluran-Saluran yang Ada
• Ciptakan Pengalaman yang Seamless
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin meningkatkan penjualan dengan omnichannel marketing. Selamat mencoba! Kami membuka layanan konsultasi mengenai bisnis. Silakan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda kepada kami dengan cara menghubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.



Leave a Reply